selamat datang

welcome,
selamat datang teman,


dimohonkan kepada teman-teman yang membuka file tugas kuliah agar menjadikannya hanya sebagai referensi, dan bukan untuk di copy-paste, terima kasih...


search

Rabu, 28 Maret 2012

Makalah "PENANGGULANGAN CEDERA SENDI ENGKEL"


PENANGGULANGAN CEDERA SENDI ENGKEL

diajukan untuk memenuhi tugas individu pada mata kuliah Bahasa Indonesia




Oleh :
Herdiansyah Agus
1103805

Fakultas Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan
Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olah Raga
Universitas Pendidikan Indonesia
Bandung 2012



Absrak
            Penelitian tentang cara penanggulangan cidera pada sendi engkel bertujuan memberikan informasi kepada pembaca tentang bagaimana cara menanggulangi cidera engkel dengan baik dana benar. Penelitian ini dilakukan dengan metode tinjauan pustaka. Dengan membaca dan menelaah tulisan-tulisan yang ada di internet dan  mebandingkannya dengan pelajaran ilmu faal yang dipelajari di kampus FPOK UPI.
            Untuk menanggulangi cidera pada sendi engkel dapat dilakukan metode rice. Yaitu rest (istirahat), ice (kompres dengan es), compress (melakukan penekanan), dan elevation (meninggikan dari jantung). Setelah satu minggu atau lebih dan tidak ada lagi tanda tanda pembegkakan maka dilakukan kompres air hangat.


Kata Pengantar
            Penulis mengucapkan puji beserta syukur kepada Allah SWT. Yang mana dengan izin dan karuniaNya penulis dapat menyelesaikan makalah ini sebagai salah satu tugas pada mata kuliah bahasa indonesia di fakultas olahraga dan kesehatan universitas pendidikan indonesia.  Tidak lupa rasa terima kasih penulis sampaikan kepada teman-teman yang telah membantu penyelesaiaan makalah ini. Mudah-mudahan amal ibadah teman-teman diterima disisi Allah SWT.
            Tak ada gading yang tak retak. Dan penulis menyadari masih banyak terdapat kekurangan dalam penulisan makalah ini. Penulis mengharapakan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan maklah ini kedepannya.

Bandung, 20 Maret 2012

Penulis


Daftar Isi
Abstrak..............................................................................................................................I
            Kata pengantar..................................................................................................................II
            Daftar isi..........................................................................................................................III
            BAB I. Pendahuluan
A.    Latar belakang masalah....................................................................................1
B.     Rumusan dan batasan masalah.........................................................................1
C.     Tujuan penulisan makalah................................................................................1
D.    Manfaat penulisa makalah................................................................................1
E.     Metode Pengkajian Makalah…………………………………………...……1
BAB II. Landasan teori atau isi..........................................................................................2
BAB III. Penutup
A.    Simpulan.........................................................................................................4
B.     Saran..............................................................................................................4
Daftar pustaka..................................................................................................................5



BAB I
Pendahuluan
  A.    Latar Belakang Masalah
Kaki menjadi alat tubuh dasar yang digunakan dalam olahraga sepak bola. Sehingga menjadi bagian yang sangat penting dan dijaga. Baik dari segi kesehatan, cidera, kelenturan sendi, dan sebagainya. Dan olahraga sepak bola adalah olahraga yang sangt keras dan banyak kemungkinan-kemunkinan terjadinya benturan-benturan. Apalagi di area kaki yang menjadi alat gerak dasarnya. Oleh sebab itu banyak sekali terjadi cidera pada bagian sendi engkel yang dialami atlet sepak bola.

  B.     Rumusan dan Batasan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah penulis kemukakan di atas, penulis merumuskan dalam bentuk pertanyaan sebagai berikut :
1.      Bagaimana cara menanggulangi cidera pada sendi engkel ?

  C.     Tujuan Penulisan Makalah
Makalah ini ditulis bertujuan untuk memberikan informasi yang benar tentang tata cara penanggulangan cidera sendi angkel.

  D.    Manfaat Penulisan Makalah
Manfaat penulisan makalah ini bagi pembaca adalah dapat menanggulangi cidera sendi angkel dengan baik dan benar.

  E.     Metode Pengkajian Makalah
Makalah ini disajikan menggunakan metode tinjauan pustaka.


BAB II
Landasan Teori atau Isi

            Untuk menanggulangi cidera sendi engkel yang pertama harus dilakukan adalah istrahat. Menghentikan sendi engkel atau kaki secara keseluruhan dari segala kegiatan seperti berjalan apalaagi berlari. Karena aktifitas yang dilakukan pada sendi engkel yang cidera dapat memicu terjadinya komplikasi lebih lanjut. Seperti semakin banyaknya pembulu darah yang pecah dan menambah robekan-robekan pada ligamen di dalam sendi engkel itu sendiri
            Yang kedua adalah memberikan kompres dingin. Dapat menggunakan es ataupun bahan lain yang bersifat dingin. Saat cedera baru berlangsung (24 jam setelah cedera), akan terjadi robekan pembuluh darah yang berakibat keluarnya isi pembuluh darah tersebut ke jaringan sekitarnya sehingga mengakibatkan pembengkakan dan pembuluh darah disekitar tempat cedera juga akan melebar (dilatasi) sebagai respon peradangan. Oleh karena itu harus diberikan kompres dingin. Karena dengan memberikan kompres dingin akan menyempitkan pembuluh darah yg melebar sehingga mengurangi pembengkakan. Kompres dingin bisa dilakukan satu sampai dua kali sehari. Dan jangan lebih dari 20 menit karena akan mengganggu sirkulasi darah.
            Yang ketiga adalah memberikan penekanan. Dapat dilakukan dengan kain ataupun perban. Dengan cara di balut dan sedikit ditekan. Tapi jangan terlalu kuat karna dapat menghentikan sirkulasi darah. Tujuan dari penekanan ini adalah untuk mengurangi bengkak dan menghentikan pembengkakan.
            Yang keempat meletakkan sendi angkel lebih tinggi daripada jantung. Dapat dilakukan dengan cara berbaring dan meletakkan kaki di atas bantal yang ditumpuk. Tujuan dati tindakan ini adalah untuk memperlancar peredaran darah dari sendi engkel menuju jantung, Karena sendi engkel cidera maka di butuhkan tindakan khusus untuk membantu kembalinya darah dari sendi engkel menuju jantung.
            Keempat cara-cara tersebut merupakan standar penanggulangan cidera sendi engkel di seluruh dunia (gold standard). Keempat cara ini disebut juga prinsip RICE, yaitu rest, ice, compression, dan elevation.
            Seminggu setelah cidera terjadi lakukan kompres air hangat. Tapi setelah tanda-tanda pembengkakan benar-benar berhenti. Kompres hangat dapat dilakukan dengan cara merendam kain ke dalam air hangat lalu menekan-nekannya ke daerah sendi engkel. Dapat dilakukan satu sampai dua kali sehari. Tujuannya adalah untuk memperlancar peredaran darah di daerah sendi engkel dan kembali memecah darah-darah yang menggumpal akibat cidera yang terjadi.
Jangan melakukan pijat atau urut tradisional. Secara medis ini sangat tidak dapat dibenarkan. Cidera sendi engkel adalah suatu cedera yang melibatkan proses peradangan. Yang disertai robekan pembuluh darah dan lebih berat lagi dapat disertai fraktur atau robekan ligamen yang lebih besar. Memijat atau mengurut bagian yg cedera akan memperparah. Karena merusak pembuluh darah robek yang harusnya secara normal akan menutup sendiri secara alami.




BAB III
Penutup

  A.    Simpulan
Cidera sendi engkel dapat ditanggulangi dengan lima tatacara di atas.

  B.     Saran
Penulis menyarankan agar pembaca melakukan tatacara di atas apabila mengalami cidera sendi angkel dan tidak melakukan pijat atau urut tradisional.







Daftar Pustaka
http://dokterfisik.blogspot.com/2011/02/cedera-ankle-pergelangan-kaki-terapi.html